Godong, Jumat, 14 Februari 2025 – Badan Kerjasama Desa (BKD), yang terdiri dari perwakilan 28 desa dengan masing-masing satu perwakilan, menggelar rapat koordinasi rutin dalam rangka memperkuat sinergi dalam pengelolaan Dana Amanah Masyarakat. BKD bertugas sebagai perpanjangan tangan BUMDESA Budipekerti Godong dalam mengelola dana yang disalurkan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) ke BUMDESMA Budipekerti Godong.

Dalam rapat yang berlangsung dua kali dalam setahun ini, berbagai isu strategis terkait pengelolaan dana dan pengembangan ekonomi desa menjadi fokus utama pembahasan. Beberapa agenda utama yang dibahas meliputi evaluasi pinjaman untuk kelompok usaha maupun peminjaman modal usaha individu, penanganan idle money, serta solusi dalam mengatasi kredit macet.
Ketua BKD menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pengelolaan dana agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas pengelolaan Dana Amanah Masyarakat agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, dalam rapat ini juga dilakukan evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan, dengan tujuan untuk menemukan solusi terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Salah satu fokus utama adalah penanganan kredit macet, di mana diperlukan strategi yang lebih efektif dalam memastikan kelancaran pengembalian dana pinjaman.
Dengan adanya rapat koordinasi rutin ini, diharapkan sinergi antara BKD, BUMDESMA Budipekerti Godong, dan Dispermades dapat semakin solid dalam mewujudkan pembangunan ekonomi desa yang lebih baik dan berdaya saing.
#BKD #BUMDESA #DanaAmanah #EkonomiDesa #KecamatanGodong

